Terlalu normal

Bagian tersulit dari hidup ini bukanlah kesuksesan
Karena sukses itu sendiri begitu banyak berakar, bercabang.
Engkau mungkin berhasil di titik ini.
Tapi kau gagal di bagian ini.

Sadarkah?, bayangan selalu mengikuti cahaya.
Begitu juga dengan setan, menunggumu terlena.
Semakin berhasil anda melangkah melewati hambatan.
Semakin besar peluang anda jatuh dalam jurang kesesatan.

Rasa bersyukur dari hari kehari semakin hilang.
Justru ketidakpuasan yang selalu anda dapatkan.
Kewarasan anda berbisik, sudahlah akhiri ini.
Dan nafsu anda berteriak, jangan pernah berhenti.

Dan inilah goda dunia.
Membuatmu gila, gila.
Anda sadar tapi anda lupa
Terlalu normal hingga sering terlena.

Inilah tipu daya yang setan janjikan.
Inilah kenyataan yamg tuhan ingin tahukan.
Bahwa hiasan dunia ini membelenggu dan membantai kita dalam-dalam.
Hingga kita tertikam bertubi-tubi tanpa jalan keluar, tanpa jalan pulang.

Pintu-pintu peringatan muncul di setiap langkah.
Begitu pula pintu-pintu pembohong menutupinya.
Anda hanya akan terus mencari sesuatu yang tak berujung.
Kecuali anda berhenti dan membuangnya bung.

[Kaliwungu-Kab. Semarang 12 Agustus 19]

Belum ada Komentar untuk "Terlalu normal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel